Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

DPRD Bukittinggi Gelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda Retribusi Kekayaan Daerah

Kamis, 06 Februari 2020 | 14:50 WIB Last Updated 2020-02-16T05:33:00Z
Suasana rapat paripurna DPRD Kota Bukittinggi, Rabu (5/2/2020)

Bukittinggi, fajarsumbar.com - Rapat Paripurna DPRD Bukittinggi mendengar jawaban walikota atas pemandangan umum fraksi terhadap Ranperda tentang perubahan Perda No. 9 Tahun 2012 dan tentang retribusi pemakaian kekayaan daerah serta membahas Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Jam Gadang Kota Bukittinggi, Rabu (5/2/2020).

Tanggapan yang disampaikan Wakil Walikota Bukittinggi, H Irwandi SH untuk semua Fraksi dihadiri Forkopinda, SKPD camat, lurah se-Kota Bukittinggi. 

Sesuai dengan tata tertib dan mekenisme untuk memberikan penjelasan dan jawaban terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD yang lalu pada 5 Februari 2020.

Pemko berterima kasih, segala masukan, kritikan dan saran. para prinsipnya memperlihatkan konsistensi dan komitmen DPRD Bukittinggi mendorong percepatan proses perwujutan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Govermance)

Penyusunan perda tentang retribusi merupakan amanah dari pasal 156 ayat (1) Undang-Undang Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Kemudian dalam Pasal 149 ayat (3) undang-undang menjelaskan rincian objek jenis objek retribusi, maka harus perubahan Perda. Ketentuan ini tidak berlaku apabila hanya merubah tarif retribusi.

Dengan perubahan tarif retribusi beberapa objek, diharapkan membuat PAD naik siignifikan.

Penerimaan PAD pemakaian tanah milik pemerintah daerah, tapak  konstruksi bangunan reklame papan/billboard/ vidiotron/megatron dam sejenisnya.

Dalam menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat Pemda harus  mempertimbangkan azas kepatutan yang tidak membrratkan masyarakat dan sekaligus mendorong ekonomi masyarakat.

Perusahan Umum Daerah adalah BUMD seluruh modalnya dimiliki satu daerah dan tidak terbagi atas saham.Artinya Perusahaan Umum Tiria Jam Gadang murni milik Pemda Bukittinggi.

Dengan adanya  embung baru di Tabek Gadang  baru bisa menambah 100 liter/detik, ditambah sumber air Sumgai Tanang ,Cingkariang, Sumur Bor Birugo ,WTP Tabek Gadang dan WTP Bukit Apit volume air 319 liter/ detik, sementara kebutuhan 600 liter/detik.

Solusi sedang proses penambahan kapasitas air bersih, pembuatan WTP Tabek Gadang 20 liter/detik, pemamfaatan air Batang Sianok Ngarai Panorama Baru 95 liter/detik, Pemfaatan air Batu Palano  Sungai Pua Agam 100 liter/detik SPAM Regional Malalak 230 liter/detik dengan porsi 60 : 40 liter/detik sekaligis upaya kehilangan air (kebocoran pipa) (gus)
×
Berita Terbaru Update