Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Diniyyah Puteri Menyongsong Usia Satu Abad

Senin, 04 November 2019 | 15:38 WIB Last Updated 2019-11-04T08:41:38Z


PIMPINAN Diniyyah Puteri Fauziah Fauzan, bersama Pimpinan Yayasan Prof. Nadirman Haska, Wakil Walikota H. Asrul dan unsur Forkopimda Kota Padang Panjang, saat resepsi milad 96 tahun.(ist)


PADANG PANJANG—Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang memasuki usia 96 tahun. Menjelang satu abad nanti, lembaga pendidikan khusus putri itu akan bekerja keras mewujudkan mimpinya, menghadirkan institut pendidikan berkelas global. Namanya International Institute of Education Rahmah El-Yunusiyyah.

Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri Fauziah Fauzan El-Muhammady, SE., Akt., M.Si., memperkenalkan kepada publik ‘mimpi besar’ lembaga yang dipimpinnya menjelang usia satu abad itu, Sabtu (2/11), pada resepsi milad ke-96 yang dipusatkan di Aula Zauniddin Labay El-Yunusy Komplek Diniyyah Puteri, Kelurahan Pasar Usang, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang.

“Untuk menghadirkan ‘mimpi besar’ berupa perguruan tinggi keguruan itu kita membutuhkan dana Rp77 miliar. Desain dan perangkat lunak pendukungnya sedang dipersiapkan. Ini akan menyempurnakan kehadiran Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Rahmah El-Yunusiyyah yang sudah eksis selama ini,” ujarnya.

Masih dalam rangka program memasuki usia satu abad Diniyyah Puteri, menurut Zizi –sapaan akrab Fauziah Fauzan, pihaknya juga akan berupaya menghadirkan dua jenis asrama yang representatif, yakni asrama yang akan menampung mahasiswi STIT Rahmah senilai Rp1,3 miliar, dan asrama yang akan menampung 240 orang santri setingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) dengan taksiran biaya Rp6,9 miliar.

Zizi menambahkan, program lainnya yang akan diwujudkan adalah Gelanggang Olahraga (GOR) indoor Rp4,5 miliar, laboratorium science Rp7,5 miliar, dan pusat pengembangan pendidikan tahfidz Alquran Rp7,5 miliar.

Dikatakan, sepuluh tahun belakangan, Perguruan Diniyyah Puteri sudah berhasil mengembangkan kiprah internasionalnya, serta menjalin kerjasama dengan banyak negara, baik di sektor pengembangan metodologi pendidikan, maupun kurikulum, ekstra sekolah, dan mewujudkan perdamaian dunia.

“Program-program kerjasama internasional itu melibatkan santri yang ada, baik di tingkat menengah maupun perguruan tinggi, Ada juga kerjasama dengan universitas-universitas kenamaan berkelas global, guna kelanjutkan pendidikan bagi para santri kita. Kiprah internasional ini sudah dirintis pendiri Diniyyah Puteri, ibunda Rahmah El-Yunusiyyah sejak awal. Buktinya, mahasiswa kelas puteri pertama di Universitas Al-Azhar Kairo adalah alumni Diniyyah,” tegasnya.

Menurutnya, selain menjadi anggota dari berbagai asosiasi lembaga pendidikan berkelas dunia, pihaknya juga memperkuat pondasi berdirinya di Kota Padang Panjang, di antaranya dengan membangun berbagai sarana pendukung untuk kelancaran pendidikannya, termasuk menghadirkan ‘mimpi besar’ memasuki usia satu abad tersebut.

“Saat ini di Diniyyah Puteri sudah tersedia lembaga pendidikan PAUD hingga perguruan tinggi. Ada 48 jenis kegiatan ekskul yang bisa dipilih para santri untuk mengembangkan kompetensi diri. Pendidikan menggunakan QUBA curriculum yang merupakan kombinasi dari kurikulum yang berlaku nasional, Finlandia, Jepang, dan Timur Tengah,”jelasnya.

QUBA adalah singkatan dari Quran Sunnah, Brain, dan Attitute. Kurikulum ini merupakan kurikulum integrasi, dimana Alquran dan Sunnah memimpin kerja otak (brain), yang hasilnya terlihat dari sikap (attitude).

Lembaga-lembaga pendidikan yang diasuh Perguruan Diniyyah Puteri mencakup Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Raudhatul Athfal Rahmah El-Yunusiyyah (RA-REY), Madrasah Ibtidaiyah Swasta Rahmah El-Yunusiyyah (MIS-REY), Madrasah Tsanawiyah Swasta Diniyyah Menengah Pertama (MTsS DMP), SMP Diniyyah Puteri, Madrasah Aliyah Swasta Kulliyatul Muallimat El-Islamiyah (MAS-KMI), dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Diniyyah Puteri Rahmah El-Yunusiyyah.

Ada pula sederetan divisi otonom yang berhasil dibentuk, untuk mendukung pelaksanaan pendidikan di Diniyyah Puteri, di antaranya Diniyyah Training Center (DTC), Diniyyah IT Center (DITC), Diniyyah Counceling Center (DCC), Diniyyah Tahfidz Quran (DTQ), Diniyyah Arabic Center (DAC), Diniyyah English Center (DEC), Fashion Diniyyah (Fash.dy), Diniyyah Enterprise (DE), Poliklinik, School of Teacher (SoT), Diniyyah Outbond Agrowisata (DOA), Diniyyah Sains Center (DSC), dan Diniyyah Robotik (DIRO).

Dukungan
Pimpinan Yayasan Rahmah El-Yunusiyyah; Prof. Dr. H. Nadirman Haska menegaskan, rencana penembangan Perguruan Diniyyah Puteri yang sudah dimatangkan tim bersama jajaran perguruan, guna memasuki usia satu abad, sepatutnya mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk kalangan pemerintah, donatur, para alumni, orangtua santri, dan elemen terkait lainnya.

“Kalau kita lihat dari total anggaran yang dibutuhkan, sebenarnya tidaklah terlalu besar bila dibanding dengan proyek-proyek prestisius lainnya. Artinya, mimpi besar ini bisa kita wujudkan bersama. Kendati disebut sebagai ‘mimpi’, tapi sebenarnya rencana tersebut merupakan hal yang realistis,” katanya.

Selain mendapat dukungan dari kalangan yayasan penyelenggara pendidikan Diniyyah Puteri, rencana pengembangan memasuki usia satu abad itu juga mendapat dukungan dari Kementerian Agama RI dan Pemerintah Kota Padang Panjang.

Dukungan dari Kementerian Agama disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan pada Kanwil Kemenag Sumbar H. Almadi, sedangkan dari Pemko Padang Panjang disampaikan Wakil Walikota H. Asrul.

“Untuk mendukung rencana itu, insya Allah pada tahun anggaran 2020 Pemko Padang Panjang akan mengalokasikan anggaran bantuan untuk Diniyyah Puteri Rp500 juta,” ujar Asrul yang disambut ucapan syukur dari keluarga besar Diniyyah yang hadir pada kegiatan resepsi Milad ke-96 Diniyyah Puteri.

Peringatan Milad ke-96 Perguruan Diniyyah Puteri yang didirikan pada 1 November 1923 itu, memang dilakukan sederhana saja. Tetapi suasananya terasa khidmat ketika berlangsungnya resepsi, Sabtu (2/11), dan semarak ketika ratusan santri turun ke jalan. Mereka melaksanakan pawai taaruf mengitari jalan-jalan utama Kota Padang Panjang pada Ahad (3/11) pagi.(Musriadi Musanif)

×
Berita Terbaru Update