Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Program Keserasian Sosial Tuntas, Warga Harapkan Kelanjutan Kegiatan

Rabu, 23 Oktober 2019 | 16:59 WIB Last Updated 2019-10-23T09:59:01Z




KONFLIK SOSIAL—Narasumber dan pihak terkait lainnya, foto bersama sebagian peserta usai Dialog Tematik I untuk mencegah konflik sosial di FKS Koto Alam, Nagari Padang Gantiang.(Musriadi Musanif)


TANAH DATAR--Ketua Forum Keserasian Sosial (FKS) Koto Alam di Jorong Koto Alam, Nagari Padang Ganting; Alfayandra berharap, seiring dengan sudah tuntasnya Program Keserasian Sosial, pihaknya berharap dapat berlanjut dengan program lain, seperti Kegiatan Berketahanan Sosial dan Kearifan Lokal.

“Manfaat kegiatan ini adalah upaya untuk menciptakan masyarakat yang damai, tentram, sejahtera, dan terbangunnya suasana agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya, Rabu (23/10), pada kegiatan Dialog Tematik I yang dilaksanakan di kediamannya, dan diikuti sekitar 110 warga dan pihak kompeten lainnya.

Kepala Seksi Bantuan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Tanah Datar Zainal Abidin, menjelaskan, dengan adanya bantuan keserasian sosial ini masyarakat dapat merasakan kegembiraan dan bersyukur atas nikmat-Nya, menciptakan rasa kekeluargaan yang saling menghargai satu sama lain. Selain itu, imbuhnya,  juga diharapkan dapat memelihara tali bandar yang telah diperbaiki secara bersama-sama.

Dikatakan, program ini merupakan program nasional yang diusung Kementerian Sosial RI. Tujuannya, sebut Zainal, untuk mencegah terjadinya konflik sosial di masyarakat. Lewat Dialog Tematik, tuturnya, masyarakat berkesempatan untuk mendapat tambahan wawasan terkait dengan keserasian sosial.

“Dialog Tematik I ini mengambil tema  barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang, basamo mangko manjadi. Kita hadirkan pihak-pihak kompeten sebagai naasumber, di antaranya Kabid Rehabilitasi Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Datar Mashuri Maiza, saya sendiri, dan Kapolsek Padang Ganting,” jelasnya.

Dialog itu dihadiri pula oleh walinagari, kepala jorong, pendamping FKS Delfi Kurniawan, Ketua Forum Alfayandra, tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, anggota PKK dan warga Jorong Simpang dengan jumlah peserta pertemuan lebih kurang 110 orang.

Menurut Zainal, dialog tematik ini merupakan salah satu kegiatan dari pelaksanaan program perbaikan tali bandar Sawah Lekok Jorong Koto Alam.  Sampai saat ini, jelasnya, telah berjalan kegiatan dimaksud selama 24 hari kerja dan diperkirakaan persentase pekerjaan telah mencapai 60 persen.

“Perbaikan tali bandar dilaksanakan dengan sistim gotong royong, tanpa ada upah untuk pelaksanaan pekerjaan tesebut. giliran gotong royong warga diatur  dengan rasa kebersamaan, tanpa paksaan serta dengan kesepakatan,” ujarnya.

Mashuri menambahkan, dengan adanya kegiatan keserasian sosial ini diharapkan masyarakat dapat meningkatkan rasa kepedulian, keharmosian dalam bermasyarakat, dapat memelihara dan memanfaatkan hasil kegiatan keserasian sosial ini.(musriadi musanif)

×
Berita Terbaru Update