Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Mengacu ke SE Menaker, UMP Sumbar 2020 Jadi Rp2,484 Juta

Kamis, 17 Oktober 2019 | 15:46 WIB Last Updated 2019-10-17T08:46:51Z



JAKARTA-Mengacu kepada surat edaran Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri yang menetapkan besaran kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 sebesar 8,51%., maka UMP Sumbar 2020 menjadi Rp2,484 juta atau tepatnya Rp2.484.041. UMP Sumbar 2019 adalah Rp2,28 juta.

"UMP tahun 2020 ditetapkan dan diumumkan oleh masing-masing gubernur secara serentak pada tanggal 1 November 2019," jelas

Hanif dalam surat edaran bernomor B-M/308/HI.01.00/X/2019 ihwal penyampaian data tingkat inflasi nasional dan pertumbuhan produk domestik bruto tahun 2019, tertanggal 15 Oktober. Disebutkan juga, elain itu, ada 7 provinsi yang wajib menetapkan UMP 2020 sama dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

Hanif dalam surat edarannya juga menegaskan, gubernur wajib menetapkan UMP 2020. Namun, gubernur dapat tidak wajib menetapkan upah minimum kabupaten/kota untuk kabupaten/kota tertentu yang mampu membayar upah minimum lebih tinggi dari UMP.

Selain itu, gubernur juga dalam menetapkan UMP dengan memperhatikan rekomendasi dewan pengupahan provinsi. UMP dan UMK yang telah ditetapkan oleh gubernur berlaku terhitung mulai tanggal 1 Januari 2020.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 78 terkait Pengupahan, parameter inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional menjadi perhitungan kenaikan UMP 2020.

Hanif menjelaskan, inflasi nasional tercatat 3,39% dan pertumbuhan ekonomi nasional 5,12%, yang kemudian diakumulasi jadi besaran kenaikan UMP 2020. Dengan demikian, kenaikan UMP dan atau UMK 2020 berdasarkan inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional yaitu 8,51%. Kenaikan UMP (nasional) ini lebih besar dari kenaikan UMP 2019 yang hanya 8,03%. (pepen)
×
Berita Terbaru Update