Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Kemenaker Putuskan UMP 2020 Naik 8,51 Persen

Kamis, 17 Oktober 2019 | 13:42 WIB Last Updated 2019-10-17T07:03:50Z
.

Jakarta, fajarharapan.com - Kementerian Ketenagakerjaan memutuskan menaikkan upah minimum provinsi (UMP) 2020 sebesar 8,51%. Keputusan tersebut mengacu pada besaran inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam surat edaran menteri nomor B-M/308/HI.01.00/2019 yang ditujukan pada Gubenur se-Indonesia, besaran inflasi nasional yang dimaksud sebesar 3,39% dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,12%.

“Dengan demikian kenaikan UMP dan/atau UMK 2020 berdasarkan data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional yaitu 8,51%,” begitu bunyi surat edaran yang diterima pada Kamis (17/10/2019).

Sementara itu, surat tersebut juga menyatakan, berdasarkan pasal 63 PP No.78/2015 tentang Pengupahan, bagi daerah dengan UMP/UMK pada 2015 masih dibawa nilai kebutuhan hidup layak (KHL), wajib menyesuaikan upah minimumnya sama dengan KHL paling lambat pada penetapan upah minimum 2020. Terdapat 7 provinsi yang harus menyesuaikan UMP sama dengan KHL yaitu Kalimantan Tengah, Gorontalo, Sulawesi Barat, NTT, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara.(*)
×
Berita Terbaru Update