Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Baru 10 Tokoh Dipanggil ke Istana, Orang Minang Belum Ada

Senin, 21 Oktober 2019 | 19:21 WIB Last Updated 2019-10-21T14:35:38Z


Benny Inayatullah

JAKARTA-Presiden Jokowi sudah memanggil sejumlah kandidat calon menteri ke Istana Kepresidenan. Hingga pukul 16.30 sudah ada sebelas orang yang menyambangi Istana. Dan sepuluh di antaranya bertemu dengan Presiden Jokowi, seorang tidak. Namun dari sepuluh orang itu, belum ada putra Minang.

Mereka yaitu mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, Bos Gojek Indonesia Nadiem Makarim, dan Bos NET TV Wishnutama. Selanjutnya, pengusaha Erick Thohir, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, mantan Mensesneg Pratikno.

Kemudian relawan Jokowi-Ma'ruf Fadjroel Rachman dan peneliti Populi Center Nico Harjanto. Terakhir yang datang yakni Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Edhy Prabowo. 

Sedangkan Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, yang juga datang ke Istana dan berpakaian putih pula, ternyata tidak diundang Jokowi.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Mahmudin menyebut, Tetty datang ke Istana karena diusulkan Partai Golkar sebagai menteri. Saat berada di dalam kompleks Istana, ia bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang sudah lebih dulu masuk lewat pintu samping. 

"Tadi ada Ibu Tetty usul dari partai Golkar. Beliau bertemu Pak Airlangga," kata Bey kepada wartawan, Senin siang seperti diwartakan kompas.com.

Selesai bertemu dengan Airlangga, menurut Bey, Tetty langsung meninggalkan Istana. Kendati demikian Tetty tak terpantau keluar lewat pintu tempat awak media menunggu. "(Tetty) tidak bertemu dengan Jokowi. Yang bertemu hanya Pak Airlangga," ucap Bey. 

Namun Bey tak menjelaskan alasan kenapa Tetty tak ikut bertemu Jokowi. Ia hanya menegaskan, Tetty tak diundang oleh Presiden. 

Dari sepuluh orang yang baru dipanggil Presiden Jokowi ke Istana, namun besok kemungkinan besar akan dipanggil. "Mungkin besok dipanggil, kan baru sepuluh orang dipanggil Presiden. Baru sekitar seperempat dari total yang akan menjadi menteri, wakil menteri atau jabatan lain setingkat menteri," kata peneliti bidang politik The Indonesia Institut, Benny Inayatullah kemarin kepada fajarharapan.com

Benny mengatakan Putra Minang diperkirakan akan dilirik Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengisi posisi jabatan menteri atau setingkat menteri pada pemerintahan periode lima tahun mendatang. 

"Diliriknya urang awak untuk membantu Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin, semata-mata melihat unsur profesionalitas" sebutnya.

Benny menyebut orang Minang selalu ada yang menjadi menteri di kabinet pemerintahan presiden siapapun. Mulai era Presiden Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Gus Dur, Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo pada pemerintahan periode pertama (2014-2019). Hal ini mungkin karena faktor sejarah dimana orang Minang selalu menghiasi panggung politik sejak republik ini berdiri.

"Ada tiga aspek yang akan jadi pertimbangan Presiden untuk mengangkat orang Minang menjadi menteri. Pertama ada unsur perwakilan partai, punya kemampuan dan ada unsur pendukung seperti organisasi kemasyarakatan," katanya.

Sebelumnya Benny menjelaskan, bila tiga faktor ini menjadi pertimbangan utama maka ada dua orang Minang yang sangat layak menjadi menteri. Pertama Jeffrie Geovanie yang merupakan Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang juga orang Muhammadiyah.

Lalu, Fadli Zon yang merupakan Waketum DPP Gerindra yang pernah menjadi Wakil Ketua DPR. Dari profesional ada Archandra Tahar berpeluang kembali menjadi wamen atau bahkan menteri. Kemudian Chatib Basri, mantan Menteri Keuangan era Presiden SBY.

Kemudian, ada juga M. Luthfi yang pernah jadi ketua BKPM dan Menteri Perdagangan era Presiden SBY dan Triawan Munaf yang sekarang Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Juga Doni Monardo yang kini sudah menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)-setingkat menteri. (pen)
×
Berita Terbaru Update