Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Ketua DPW AGPAII Sumbar: "Guru Agama Jangan Terkotak-kotak"

Minggu, 01 September 2019 | 16:03 WIB Last Updated 2019-09-01T15:04:30Z
Ketua DPW AGPAII Provinsi Sumatera Barat Rimelfi, MM saat memberikan sambutannya pada Rakor DPW AGPAII, Sabtu (31/8). (Andy)

Padang, fajarharapan.com - Menjelang diadakannya acara seminar nasional pada 7 September, DPW Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Sumatera Barat Sabtu (31/8) mengadakan Rakor.

Rakor itu dimaksudkan untuk membahas isu-isu aktual seputar pendisikan agama islam (PAI) serta mendengarkan laporan-laporan DPD AGPAII se- Sumatera Barat. Pada kesempatan itu swkaligus membicarakan persiapan acara seminar nasional pada 7 September 2019.

Ketua DPW AGPAII Provinsi Sumatera Barat Rimelfi, MM pada pembukaan rakor itu  menyebutkan, AGPAII merupakan organisasi profesi pertama guru agama yang ada di Sumatera Barat. Diharapkan dapat menyatukan seluruh guru-guru agama dalam satu wadah yang merangkum semuanya mulai dari SMA hingga Taman Kanak-kanak.
Pada rakor itu juga dibahas tentang konsolidasi organisasi pada semua tingkatan, sehingga bisa mengetahui kekuatan serta keberadaan AGPAII di seluruh jenjang kepengurusan organisasi dengan demikian bisa menentukan arah dan tujuan yang harus prioritaskan terlebih.

Selanjutnya Rimelfi mengatakan, selain itu juga dibahas tentang penguatan  posisi organisasi dengan membangun koordinasi dan komunikasi pada lintas sektoral seperti Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan, Pemerintah Daerah serta lembaga-lembaga yang memungkinkan untuk bekerjasama dengan AGPAII.

Senada dengan itu utusan DPD Padang Panjang Hubban Jamma mengatakan, keberadaan AGPAII sungguh jelas dirasakan oleh guru agama yang ada di Padang Panjang, sebagaimana yang dahulunya terkotak-kotak kini sudah utuh berada dalam satu atap dan wadah yang sama, dan sesungguhnya inilah baju kita yang sesungguhnya.(andy)
×
Berita Terbaru Update