Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pemerintah Bakal Rekrut Karyawan BUMN Besar-besaran

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 21:45 WIB Last Updated 2019-08-24T14:45:02Z
Kementerian BUMN

Jakarta, fajarharapan.com - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bakal kembali membuka seleksi program perekrutan bersama (PPB). Hal itu berdasarkan kebutuhan masing-masing perusahaan pelat merah.

Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro mengatakan, tahun ini sudah dilaksanakan PPB gelombang pertama dan akan disusul gelombang kedua. “Tahun ini mungkin masih ada batch kedua. Ini baru batch pertama,” kata dia di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (23/8).

Dia mengatakan, berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun ini, BUMN-BUMN yang ada membutuhkan karyawan baru mencapai 11 ribu. Tapi Imam belum tahu betul berapa jumlah yang akan dibuka pada gelombang kedua tahun ini.

“Harusnya tahun ini sesuai dengan rencana anggaran perusahaan itu BUMN butuh sekitar 11 ribu karyawan baru,” sebutnya.

Kapan tanggal rekrutmen dibuka, Imam perlu mengecek lebih dulu. Dia belum bisa menyebutkan. Tapi dia memastikan tahun ini akan dibuka rekrutmen kembali.

“Nanti saya cek ke teman-teman Forum Human Capital ya,” tambahnya sebagaimana dikutipdetikFinance.

Di lain pihak, Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini Soemarno ingin BUMN bisa merekrut hingga 50 ribu pegawai baru dalam beberapa tahun ke depan. 

“Saya harap tahun-tahun ke depan kita sudah bisa rekrut 50 ribu, sehingga untuk melakukan itu BUMN-nya harus naik 10 kali lipat,” kata dia di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (23/8).

Tahun ini pun telah dilak sanakan pembukaan lowongan di perusahaan milik negara melalui seleksi program perekrutan bersama (PBB). Namun dari 1 juta yang mendaftar, yang lolos hanya 3.310 peserta. Rini ingin jumlahnya terus ditingkatkan.

Para peserta kemarin melaksanakan inaugurasi dan diberikan arahan langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno di halaman Kementerian BUMN, Jakarta Pusat. “Hari ini kita bisa rekrut total 3.310 putra putri terbaik bangsa untuk bergabung ke keluarga besar BUMN,” kata Rini dalam sambutannya.
Peserta yang lulus terdiri dari kategori reguler sebanyak 2.937 orang, disabilitas 177 orang, kawasan Indonesia bagian timur 196 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 1.467 perempuan, dan 1.843 laki-laki.

Rini mengatakan, saat proses rekrutmen dibuka ada 1 juta orang yang melakukan registrasi, dan 500 ribu yang melaksanakan proses administrasi. Itu menunjukkan banyaknya orang yang berminat untuk bekerja di BUMN. 

“Yang teregistrasi 1 juta, yang melaksanakan administrasi 500 ribu. Tentu kita bangga bahwa yang ingin jadi karyawan BUMN banyak sekali,” tambahnya.

Jumlah BUMN yang melakukan rekrutmen bersama adalah 99 perusahaan, di antaranya PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, hingga PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

BUMN diharapkan bisa meningkatkan kapasitasnya agar mampu membuka lapangan pekerjaan lebih luas lagi bagi masyarakat, termasuk generasi muda yang dikategorikan Generasi Z. Generasi Z adalah mereka yang lahir tahun 1995 hingga 2010.

“Saya titip kepada direksi BUMN, BUMN perlu optimalkan Generasi Z ini karena kalau kita lihat 10-20 tahun mendatang, kompetisinya sangat beda dibanding 10 tahun lalu. Kita butuh pemikiran Generasi Z untuk lebih unggul ke depan,” tambahnya. (*)
×
Berita Terbaru Update