Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Hampir Setiap Hari Nyawa Melayang, di Wilayah Hukum Polres Solok Selatan

Senin, 26 Agustus 2019 | 23:13 WIB Last Updated 2019-08-26T16:13:00Z
Lakalantas (off kontrol) yang terjadi disiang hari itu, membuat seorang pengendara meninggal dunia.

Padang Aro, fajarharapan.com - Berselang hanya tiga hari saja,kecelakaan yang menelan korban jiwa seorang Guru di Jorong Sapan Sari Nagari Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan (Sumbar).

Kejadian yang sama Lakalantas kembali terjadi dan juga melan korban jiwa.Senin (26/8), sekitar pukul 15.30 Wib di Jalan Sei Aro AiaTajun Jorong Sei Aro KPGD.

Mendapatkan informasi Kasat Lantas Polres Dolok Selatan Iptu Mardianto dibantu Kanit Lakalantas Polres Solok Selatan Brau Fitrianto,Brigadir Jal Priadoni bersama anggota lainya langsung turun kelokasi.

Informasi yang didapat Media dilokasi kejadian.Pada hari Senin Tanggal 26 Agustus 2019 Sekira pukul 15.30 wib dijalan umum Sungai Aro Aie Tajun Kec. KPGD Kab. Solok Selatan telah terjadi Kecelakaan Lalu Lintas ( off Kontrol ) yaitu  Sepeda Motor Honda Revo Tanpa No Pol yang dikendarai oleh  IKRAR WAHYU SAPUTRA (18) warga Jorong Sri Cengkareng,Nagari Pasir Talang Barat,Sei Pagu,dengan membawa penumpang RENO (16) warga Jorong Lasuang Batu,Nagari Kapau Alam Pauh Duo.
Pengendata yang datang dari arah Muara Labuh menuju Pakan Raba'a hilang kendali ( off kontrol ) dan masuk kedalam parit yang berada di pinggir jalan sebelah kiri kalau dari Muara Labuh menuju Pakan Raba'a yang mengakibatkan IKRAR WAHYU SAPUTRA mengalami Cedera Berat di Kepala akhirnya meninggal dunia,sementara RENO mengalami luka robek di tangan kanan,  luka lecet di kening,  ibu jari kaki kanan dan dibawa ke RSUD Solok Selatan.

Kapolres Solok Selatan AKBP Imam Yulisdianto membenarkan kasus lakalantas yang hampir setiap hari terjadi di Wilayah Hukum Polres Solok Selatan dan mengakibatkan korban jiwa.

Padahal  pihak Lantas Polres Solok Selatan, sudah sering melakukan sosialisasi tertib berlalulintas disetiap sekolah sekolah, bahkan sudah ada siswa yang meraih prestasi dibidang keselamatan dijalan raya.

"Sangat disesalkan karena kurangnya peran orang tua dalam memberikan himbauan pengertian dan aturan kepada anaknya.

saat ini memang mayoritas pengguna kendaraan terutama roda dua itu anak anak sekolah yang belum mengantongi sarat berkendara.

Kapolres Solok Selatan menghimbau dan berharap kedepanya semua lapisan masyarakat, tokoh pemuda, pemangku adat, mari bersama sama untuk dapat mengingatkan kepada anak kemana-mana agar bisa mematuhi aturan penggunaan kendaraan, dan jika belum memiliki surat menyurat seperti SIM jangan biarkan anak anaknya untuk mengendarai kendaraan. (Hendrivon)
×
Berita Terbaru Update