Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

PLN akan Ujicobakan Jaringan Transmisi 150 kV di Solok Selatan

Rabu, 28 Agustus 2019 | 08:57 WIB Last Updated 2019-08-28T02:26:16Z
Site  Support Manager PT SEMLL Muaralaboh Nofrins Napilus  didampingi VP Humas PLN Dwi Suryo Abdullah. (Ist)

Padang Aro, fajarharapan.com - Rabu 27 Agustus 2019 ini sekira pukul 22.00 WIB jaringan transmisi 150 kV dari GI 150 kV, Sungai Rumbai menuju GI 150 kV Muara Laboh dan GI 150 kV PLTP Muara Laboh akan diujicobakan untuk melayani kebutuhan listrik di Solok Selatan.

Hal itu disampaikan Manajer PLN UPPJ Sumatera Barat, Hendro Prasetyawan  melalui siaran pers yang diterima fajarharapan.com, Rabu (28/8). Diharapkan uji coba itu bisa berjalan lancar, tidak ada gangguan yang berarti. 

"Adanya uji coba ini merupakan  kado terbesar bagi tol listrik Sumatra, terutama untuk masyarakat Solok Selatan," ujarnya. 

Menurutnya, daya listrik yang digunakan saat ini berasal dari jaringan transmisi 275 kV tol listrik Sumatera. Diharapkan GI Muara Laboh dapat beroperasi normal dengan trafo daya 150/20 kV sebesar 30 mVA pada akhir September 2019. 

Untuk itu, diharapkan kepada seluruh warga Solok Selatan dapat ikut menjaga keberadaan jaringan 150 kV milik PLN agar dapat aman dan handal dalam melayani kebutuhan listrik di Kabupaten Solok Selatan nantinya. 

Pembangunan 2 Gardu Induk di Sungai Rumbai dan Pekonina yang dihubungkan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV sepanjang 100 km itu, manfaat utama untuk Solok Selatan. Karena daya listrik akan lebih stabil dan listrik PLN tidak akan sering mati lagi. Sebab terhubung langsung dari tol listrik Sumatra melalui tiang-tiang kabel setinggi 35 meter.

Disebutkan, selama ini masalahnya, Solok Selatan dapat pasokan dari  Solok yang jauhnya 100 km lebih dengan tegangan 20 kV dan tiangnya sangat rendah, sehingga sering terjadi gangguan di jalan dan tegangan sudah turun banyak sampai di Solsel.

Site Support Manager PT Supreme Energy Muaralaboh, Nofrins Napilus menambahkan, itu baru tahap uji coba jaringan transmisi dan gardu induk. Artinya nanti, sekitar 1 - 2 bulan lagi, supreme energy Muara Laboh akan bisa memasok daya 80 MW untuk tol listrik Sumatera dan juga listrik untuk Solsel. 

"Jika semua proses dan tahap pengujian berjalan lancar, insya Allah awal Desember 2019 SEML akan resmi berproduksi," tutupnya. (hendrivon)
×
Berita Terbaru Update